Disnaker Kabupaten Kediri Buka Seleksi Magang ke Jepang, 299 Peserta Berebut Kesempatan Kerja Global

Redaksi | News
oleh

KEDIRI.KLIKSURABAYA.CO.ID-Guna mengurangi angka pengangguran, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri membuka seleksi magang kerja ke Jepang. sekaligus membuka akses kerja global bagi generasi muda.

Seleksi itu diikuti ratusan peserta, yang tidak hanya berasal dari Kediri saja, namun juga dari Tulungagung, Nganjuk, Blitar dan Jombang.

Perwakilan Kementerian Dinas tenaga kerja RI Moh Ardiansyah mengapresiasi, langkah dari Disnaker Kabupaten Kediri. Pihaknya berpesan, agar para peserta meningkatkan kompetensi serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.

“kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kerjasama antara pemerintah pusat pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait, sangat penting untuk memastikan bahwa proses rekrutmen dan seleksi berjalan transparan dan objektif,” Kata Kata Moh Ardiansyah, perwakilan Kementrian tenaga kerja RI, saat menghadiri pelaksanaan seleksi pemagangan ke Jepang di gedung Bagawanta Bhari, Senin (24/8/2026).

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kediri Ibnu Imad menjelaskan, kegiatan ini untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Kediri, dan Jawa Timur. Karena saat ini angka pengangguran masih cukup tinggi.

“Untuk peserta pemagangan ke Jepang sekitar 299 peserta, yang berasal dari Kediri dan sekitarnya. Dari Kabupaten Kediri ada 68 peserta, sedangkan lainnya berasal dari Tulungagung, Nganjuk, Blitar,” Kata Ibnu Imad.

Ia menilai, keberhasilan program magang sangat ditentukan oleh kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan bahasa para peserta. Hal ini penting agar tenaga kerja asal Indonesia tetap dipercaya oleh perusahaan-perusahaan di Jepang.

“Di sisi lain, program ini juga menjadi bagian dari upaya menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kediri yang kini berada di angka 4,7 persen, turun dari sebelumnya sekitar 5,1 persen.” Imbuh Ibnu Imad.

Sementara itu, perwakilan International Manpower Japan Nur Hidayat menyebut, saat ini sudah 55 ribu peserta yang dikirim ke Jepang, dan sampai saat ini dalam kurun waktu 3 tahun sekitar 5,8 ribu peserta yang masih berada di Jepang. Tidak hanya dari Indonesia saja, IM Japan juga menggandeng negara-negara Asia, seperti Pakistan, Bangladesh, Thailand.

“Dari berbagai negara yang mengirimkan tenaga kerja ke Jepang, hingga saat ini masih tenaga kerja asal Indonesia, yang dikenal memiliki reputasi baik di Jepang, terutama dalam hal etos kerja dan kedisiplinan.” Ujar Nur Hidayat, perwakilan IM Japan.

“Kami berharap, dari 299 peserta ini sebagian besar mampu lolos seleksi dan berangkat ke Jepang, serta bisa menjadi orang yang sukses. Kami hanya berpesan, kalian harus paham tujuan utama dalam program ini apa. Jangan sampai berpikir ke Jepang hanya semata-mata pencaharian saja, namun tujuan anda terutama adalah belajar keterampilan dan disiplin.” Tutup Nur Hidayat.(***)